Minggu, 13 November 2011

perkebunan pisang 0 komentar

Minggu, 13 November 2011 |
KEBUN PISANG MULTI VARIETAS DAN MULTI KULTUR

Ketika tahun 1997 wabah pseudomonas dan fusarium melanda kebun pisang rakyat maupun perkebunan besar di Indonesia, tetap ada tanaman pisang yang selamat. Pertama, yang bisa selamat dari amukan penyakit tersebut adalah jenis pisang "bandel" seperti mas, muli, dan lilin. Tetapi pisang-pisang yang sangat rentan penyakit seperti kepok kuning, ambon kuning, raja sereh, raja bulu dan tanduk pun, tetap ada yang selamat. Pisang-pisang tersebut selalu berada di kebun atau pekarangan rumah penduduk dengan tanaman yang campuraduk. Berbagai jenis pisang ada di sana, berbagai jenis tanaman juga tegak di kebun itu. Mulai dari tanaman semusim seperti kunyit dan keladi sampai ke tenaman keras seperti bambu, petai dan kelapa. Tempat tumbuh tanaman pisang yang selamat dari amukan penyakit itu selalu sangat subur dan  kaya bahan organik. Pada musim kemarau panjang, kelembapan udara serta tanah juga masih tetap terjada dengan baik.

read more

perkebunan jahe 0 komentar

BUDIDAYA TANAMAN JAHE

JaheJahe merupakan salah satu komoditas ekspor rempah-rempah Indonesia, disamping itu juga menjadi bahan baku obat tradisional maupun fitofarmaka, yang memberikan peranan cukup berarti dalam penyerapan tenaga kerja dan penerimaan devisa negara. Sebagai komoditas ekspor dikemas berupa jahe segar, asinan (jahe
putih besar), jahe kering (jahe putih besar, kecil dan jahe merah), maupun minyak atsiri dari jahe putih kecil (jahe emprit) dan jahe merah. Volume permintaannya terus meningkat seiring dengan permintaan produk jahe dunia serta makin berkembangnya industri makanan dan minuman di dalam negeri yang menggunakan bahan baku jahe. Pada tahun 1998, ekspor jahe Indonesia mencapai 32.807 ton dengan nilai nominal US $ 9.286.161. Tahun 2003 turun menjadi 7.470 ton dengan nilai US $ 3.930.317 karena mutu yang tidak memenuhi standar. Namun permintaan jahe mengalami peningkatan setiap tahun. Kondisi ini di Indonesia, direspon dengan makin berkembangnya areal penanaman dan munculnya berbagai produk jahe.

read more

perkebunan nanas 0 komentar

Peta Komoditi Nenas / Nanas : Tanaman nenas / nanas dapat tumbuh optimum pada kondisi lahan yang menjamin perkembangan perakaran yang baik. Tekstur tanah yang dikehendaki adalah lempung, lempung berdebu, dan lempung liat berpasir. Nenas / nanas dapat juga ditanam pada tekstur yang lebih halus atau lebih kasar, tetapi kurang baik ditanam pada tanah yang bertekstur terlalu kasar atau terlalu halus. Tanah yang ideal untuk pertanaman nenas adalah tanah yang memiliki kedalaman efektif lebih dari 50 cm. Tanaman nenas juga dapat tumbuh baik pada tanah gambut yang sudah matang (saprik) dengan ketebalan gambut kurang dari 50 cm.
Keadaan hara yang baik untuk tanaman nenas / nanas adalah total N, fosfor tersedia, dan kalium tersedia dalam volume sedang sampai sangat tinggi. Namun demikian, tanaman masih dapat tumbuh pada tanah yang mempunyai total N, fosfor tersedia, dan kalium tersedia rendah dengan syarat adanya pemupukan. Tanaman nenas / nanas dapat tumbuh dengan baik pada daerah datar dengan lereng kurang dari 3%. Pada daerah dengan kemiringan sampai 15% pembuatan teras perlu dilakukan.
Nenas umumnya dikembangkan dari dataran rendah sampai ketinggian 800 m dpl. Tanaman nenas / Nanas dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan curah hujan 600 – 2.500 mm per tahun, tetapi curah hujan yang ideal untuk nenas adalah 1.000 – 1.500 mm/tahun dan suhu yang ideal antara 23 -32oC.

read more

perkebunan sirsak 0 komentar

Khasiat Dibalik Asam Manis Sirsak


Sirsak ternyata bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan pengobatan. Berbagai manfaat buah sirsak dipercaya bermanfaat untuk terapi. Sirsak bisa untuk pengobatan batu empedu, asam urat dan meningkatkan nafsu makan.

Dr. Rizali H. Nasution menjelaskan, sirsak memiliki kandungan vitamin yang lengkap, mineral, protein, juga karbohidrat (pati). Buah ini dipuji juga karena kandungan kalsium, zat besi, dan fosfor yang tinggi. Seratnya yang tinggi sangat baik untuk melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.

read more

perkebunan kelengkeng 0 komentar

Peluang usaha perkebunan kelengkeng adalah merupakan sebuah peluang usaha yang relatif baru, dimana usaha ini tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar tetapi nantinya akan mendatangkan keuntungan yang luar biasa.
Kami para pengembang perkembunan kelengkeng yang ada di madiun membutuhkan mitra bisnis yang bersedia untuk bergabung dalam usaha ini. usaha kami ini resmi karena kita memiliki kerjasama dengan CV BIO NATURE selaku penyedia pupuk yang nantinya akan kita gunakan pada perkebuan tersebut dan akan di tangani oleh orang yang profesional dibidang perkebunan.

read more

perkebunan jambu mede 0 komentar

Hasil utama jambu mete adalah gelondong dan buah semu. Potensi buah semu cukup tinggi, setiap satu kg terdiri dari sekitar 12-20 butir buah semu. Setiap 100 gram bahan mengandung Vit C 147-1372 mg. Dari kulit gelondong yang dibuang sebenarnya dapat dihasilkan 25-30% CNSL yang bernilai ekonomi tinggi. Melalui pengolahan gelondong dihasilkan kacang mete dan CNSL. CNSL merupakan cairan kental yang terdapat pada rongga (honeycomb) kulit mete terletak antara kulit luar kacang (kernel) dan lapisan dalam kulit luar. Cairan CNSL dapat dikeluarkan dari rongga tersebut melalui pemanasan atau ekstraksi. Kandungan CNSL pada kulit mete bervariasi pada sekitar 20-26% dari berat kulit mete. Lebih dari 200 paten telah dikeluarkan dalam pemanfaatan CNSL untuk berbagai keperluan industri. CNSL mempunyai arti ekonomi yang tinggi karena cairan tersebut dapat digunakan dalam berbagai industri cat, perekat, pelunak geseken, pelapis rem dan alat perlengkapan gesek lainnya. Selain itu, dapat digunakan untuk memperkuat karet sintesis, yaitu sebagai pelapis tahan asam atau basah. Peran CNSL dalam industri tersebut karena karakteristiknya yang mempunyai polimerisasi dan kondensasi yang tinggi serta tahan asam dan basa. Dalam industri kertas atau industri tekstil CNSL dipakai sebagai bahan anti karat dalam ketel dan sebagai bahan dalam industri pengolahan lak dan email. Dalam bidang pertanian CNSL dan produk turunannya dapat digunakan sebagai fungisida dan pestisida. Bahkan dalam industri medis, digunakan sebagai bahan untuk pengobatan penyakit leprosi elepantiasis, psoriasis, ringworm, warts dan corns. Usaha tani tanaman jambu mete telah menjadi unggulan nasional. Sebagai komoditas unggulan, Indonesia pernah menjadi negara pengekspor gelondong dan kacang mete nomor 3-4 di dunia pada tahun 90-an.

read more

perkebunan semangka 0 komentar

Manisnya Semangka Adisari Dawölö

| |
This post is also available in: English

Adisari Dawölö memanen semangka di lahan garapannya. Foto: Irwanto.
NBC Bagi sebagian masyarakat Nias, kehidupan sebagai petani dianggap tidak dapat membawa perubahan. Bahkan, ada yang memilih merantau keluar Pulau Nias, demi mendapatkan  perubahan dalam hidup dan bekerja di perkebunan-perkebunan milik pemerintah maupun  swasta dan enggan kembali ke Nias. Namun, jalan lain ditempuh Adisari Dawölö. Keputusannya kembali ke Nias dan menjadi petani semangka di Gunungsitoli telah mengubah jalan hidupnya.
Beberapa waktu lalu, reporter NBC Irwanto Hulu berkesempatan berbincang-bincang dengan warga Dusun II, Desa Teluk Belukar, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, itu. Barangkali cerita berikut ini bisa menjadi inspirasi bagi “ono niha” di mana pun.
Adisari (35) saat NBC menemuinya, sedang memetik buah semangka—Citrullus lanatus atau dikenal juga dengan nama tembikai—di lahan perkebunan semangka miliknya. Lahan kosong dan menganggur, bekas lahan percontohan milik Kantor Pertanian Kabupaten Nias, yang terletak di Jalan STIE, Desa Teluk Belukar Km 14, Kecamatan Gunungsitoli Utara.

read more

perkebunan manggis 0 komentar

. SEJARAH SINGKAT
Manggis merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara, yaitu hutan belantara Malaysia atau Indonesia. Dari Asia Tenggara, tanaman ini menyebar ke daerah Amerika Tengah dan daerah tropis lainnya seperti Srilanka, Malagasi, Karibia, Hawaii dan Australia Utara. Di Indonesia manggis disebut dengan berbagai macam nama lokal seperti manggu (Jawa Barat), Manggus (Lampung), Manggusto (Sulawesi Utara), Manggista (Sumatera Barat).

read more

sejarah perkebunan tebu 0 komentar

EJARAH kelabu bangsa Indonesia tak bisa dilepaskan dari peristiwa G-30-S/PKI. Kejadian tragis pembantaian massal yang terjadi di sebagian besar Tanah Air, terutama di Pulau Jawa, begitu kental menyimpan cerita yang mengharu biru.
Tak terkecuali yang terja di di Jombang-Kediri, Jawa Timur, yang hampir terlupakan. Lewat penelusuran yang gigih dalam mengungkap fakta sejarah itu, penulis Hermawan Sulistyo berhasil merekonstruksi pembantaian massa tersebut.
Penulis buku ini memulai isi bukunya dengan mengupas latar belakang sejarah tragedi horor dalam peristiwa G-30-S/PKI. Untuk dapat menjelaskan  setting in life terjadinya horor berdarah itu, penulis menguraikan istilah Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) dan Gestok (Gerakan Satu Oktober), revolusi belum selesai, prolog Gestapu,
akumulasi peristiwa penting dan ketegangan di kalangan angkatan bersenjata dan PKI, serta peristiwa pembunuhan massal pasca-Gestapu.
Bab pertama, misalnya, ditutup dengan pemaparan tabel perkiraan jumlah korban meski tanpa analisis dan penjelasan mengapa data itu perlu
dilampirkan. Mungkin penulis hanya memberikan gambaran dan membuka kesempatan agar pembaca mencari kesimpulan atau mengonfirmasi
ulang dan mengkaji untuk kepentingan ilmiah lain.
Bab kedua diuraikan historiografi Gestapu, siapa pelaku utama. Menurut
penulis, ada lima skenario pelaku utama Gestapu. Pertama, pelaku utama
peristiwa Gestapu adalah PKI. Kedua, Gestapu terjadi karena masalah internal dalam tubuh angkatan darat. Ketiga, Soekarno adalah tokoh yang
bertanggung jawab di balik semua horor berdarah itu. Keempat, Soeharto dianggap sebagai figur sentral di balik Gestapu. Kelima, tak luput juga disebutkan jaringan intelijen dan CIA ikut beroperasi di balik peristiwa berdarah itu.
Yang menarik dari buku ini, penulisnya juga melengkapi beberapa wacana dan diskursus sebagai pertimbangan studi ilmiah berkaitan dengan siapa dalang dan pelaku utama Gestapu. Sumber-sumber dan penelitian ilmiah terkait dengan Gestapu dan diakhiri dengan pengukuhan argumentasi bahwa horor dan pembantaian massal yang terjadi serentak di seluruh Indonesia adalah sejarah yang hilang entah ke mana. Di mana sumber-sumber tertulis itu disimpan pun tidak diketahui.
Peristiwa Gestapu sudah terjadi, tapi seakan pada sesi ini kita berada di lorong zaman batu di kala masyarakat Indonesia masih hidup dalam
kegelapan.
Pada bagian lain, setting in life perkebunan tebu di Jombang-Kediri menunjukkan ladang tebu berlumuran darah oleh para pelaku bersarung
pu tih. Secara emosional, pasti Anda akan terlibat mengambiljarak yang ‘menggetarkan’ karena penulis berhasil menghadirkan ‘film horor’ dalam
tulisannya.
Buku yang dibagi dalam tujuh bab tersebut mengalir cukup lancar, membawa pembaca kepada halaman masa lampau dengan gaya bahasa
yang naratif-deskriptif. Analisis terhadap data dan uraian serta penjelasan yang disertakan penulis dalam mendukung tulisan pun tampak
te rasa cukup argumentatif dan logis. Sebuah karya yang bisa menjadi bukti sekaligus pembelajaran sejarah, bahwa bangsa ini pernah mengalami
peristiwa politik yang menakutkan. (John Kerans/M-1)

read more

perkebunan mendapatkan juara 2 0 komentar

”Berkat Dukungan Pimpinan” Ditjen Perkebunan Meraih Juara II Lomba Web Lingkup Kementerian Pertanian 2011 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 25 August 2011 16:09
Sudah berturut-turut dalam dua tahun yaitu 2009 dan 2010 Ditjen Perkebunan mendapatkan peringkat pada lomba situs web yang diselenggarakan Kementerian Pertanian. Selain itu pada Tahun 2009 juga memperoleh penghargaan sebagai website terbaik tingkat Eselon I/Direktorat  Jenderal atas penilaian Warta Ekonomi. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 3615 /Kpts/OT.140/8/2011 tentang Penetapan Pemenang Lomba Situs Web Kementerian Pertanian Tahun 2011 Ditjen Perkebunan meraih juara II atau mengalami peningkatan dari juara III pada Tahun 2010 menjadi juara II Tahun 2011. Hal tersebut dapat dicapai karena adanya kerjasama sinergis diantara Tim website Ditjen Perkebunan yang saling mendukung, saling koreksi dan berbagi pengalaman secara periodik. Disamping dukungan dari pimpinan Ditjen Perkebunan.

read more

limbah bakau 0 komentar

LIMBAH TEMBAKAU SEBAGAI PESTISIDA NABATI PENGENDALI HAMA Helopeltis sp. PADA TANAMAN KAKAO PDF Print E-mail
Friday, 23 September 2011 18:21
Hama Helopeltis sp. (Heteroptera: Miridae) merupakan hama utama pada pertanaman kakao yang menyerang bagian buah dan pucuk tanaman kakao. Stadia dari hama ini yang aktif menyerang adalah nimfa dan imago dengan cara menusuk dan menghisap pucuk tanaman serta buah kakao, sehingga menyebabkan mati pucuk dan kematian buah serta hambatan pertumbuhan buah. Serangan hama Helopeltis pada buah berbentuk panjang sampai dengan 12 cm yang dapat mengakibatkan kematian buah sedang.

read more

Author

Foto Saya
bowo setiawans9@gmail.com
Lihat profil lengkapku

trafic blog

Pengikut

 

Daftar Blog Saya

Copyright © perkebunan | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog