Minggu, 18 Desember 2011

jamur

Minggu, 18 Desember 2011 |
Sewaktu perjalanan saya ke Kampung Awan, Saya untuk pertamakalinya melihat perkebunan jamur. Perkebunan Jamur Tiram di Desa Sinargalih, Mega Mendung – Bogor ini “hanya” berupa sebuah gubuk kayu seluas 12×20 meter. Didalam gubuk kayu terdapat sekitar 14 rak yang berbentuk 2 barisan yang masing-masing terdapat 3 tingkat. Semua rak kayu ini sebagian berisi jamur-jamur yang sudah mulai berkembang dan sebagian lagi hanya berisi plastik-plastik yang berisi kayu. Udara di dalam kebun jamur ini lembab dan berbau tidak sedap. Saya saja tidak kuat berlama-lama di dalamnya.

Jamur Tiram dibudidayakan dengan media bahan baku serbuk gergaji dari Kayu Sengun. Serbuk gergaji ini dimasukkan ke dalam plastik sepanjang 50 cm. Setelah diberi bibit dan bahan kimia, plastik-plastik ini dibiarkan di rak hingga satu bulan lamanya. Setelah satu bulan hingga 50 hari jamur mulai tumbuh dan lansung dapat dipanen. Jamur Tiram akan tumbuh terus-menerus, tetapi biasanya setelah 3 bulan jamur sudah mulai sedikit dan medianya perlu diganti. Biasanya jamur yang siap panen adalah jamur yang mempunyai kelopak lebar. Makin lebar jamurnya maka harganya semakin mahal. tetapi jika kelopak jamur ada yang robek, maka harganya akan turun.


Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar

Author

Foto Saya
bowo setiawans9@gmail.com
Lihat profil lengkapku

trafic blog

Pengikut

 

Daftar Blog Saya

Copyright © perkebunan | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog